Sebanyak 12 siswa SMAN 1 Bangsri yang memiliki minat dan bakat menulis telah mengunjungi Rumah Literasi R.A. Kartini Jepara yang terletak di Dukuh Margokerto, Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kamis 11/12-2025. Mereka terdiri dari berbagai kelas.
Dalam kunjungan ini mereka didamping oleh 5 guru pembimbing yaitu Abah Bawono, Shidqi, Aldila, Anies dan Rahma Ayu. Ketua Yayasan Kartini Indonesia Hadi Priyanto yang dikenal sebagai pegiat literasi dan penulis buku menerima secara langsung.
Disamping memberikan motivasi untuk menulis, Hadi juga menganjurkan siswa untuk membaca. “Dari buku-buku bacaan itu kalian mendapatkan banyak manfaat dan bekal untuk belajar menulis. Diantaranya adalah mendapatkan pengetahuan dan wawasan, melatih otak, menambah kosa kata dan sikap kritis,” terang Hadi. Juga dapat menumbuhkan minat dan motivasi untuk menulis.
Harapan Hadi, siswa sekolah-sekolah SMA di Jepara bersedia untuk menulis buku. Pertama bisa saja buku kompilasi yang ditulis bersama. “Tentu sebelumnya harus ada pelatihan untuk menulis artikel yang baik dengan beberapa kali pertemuan, mulai pemilihan tema, topik dan sudut pandang penulisan,” tambahnya.
Selanjutnya Hadi menguraikan bagaimana mengolah tulisan, mulai dari menentukan outline penulisan, cara menulis draf, membuat paragraf, dan cara memasukkan ide dalam setiap alinea.” Jika Anda tidak ingin kehilangan perhatian pembaca, susun kata dalam parafraf pendek,” urai Hadi yang telah menulis 21 buku ini.
Untuk mendapatkan ketrampilan ini ia juga menyarankan siswa untuk belajar dengan menuliskan peristitiwa-peristiwa yang menarik sehari-hari. ”Juga membaca buku untuk menumbukan niat yang kuat untuk menulis. Anda bisa menggunakan sosok R.A. Kartini sebagai motivator kita untuk menulis dengan gagasan-gagasannya yang luar biasa,” ungkap Hadi Priyanto.
Sementara Abah Bawono, salah satu guru yang turut mendampingi kunjungan ini menjelaskan bahwa kehadirannya ke Rumah Literasi R.A. Kartini ini juga dalam rangka memberikan bekal siswa untuk memasuki liburan. “Salah satunya dengan membaca dua buku yang dipinjam dan membuat catatan penting isi buku,” tutur Abah Bawono.
Dalam kunjungan ini ia juga menyerahkan dua buku karyanya untuk menambah bahan pustaka di rumah literasi ini.
Oleh: Josephine Chezka Carlisa (X.E3)
